Manfaat Bunga Rosela Mampu Obati Penyakit Gusi ~ GRIYA SEHAT ALAMI

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya manfaat bunga rosella bagi kesehatan, tentu Anda akan penasaran seberapa ampuh bunga rosella ini mampu menjaga kesehatan tubuh seseorang. Jika Anda atau salah satu keluarga Anda mempunya masalah pada Gusi, Ekstrak kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L) mampu menghambat perkembangan Streptococcus sanguinis, salah satu bakteri pelopor pembentuk plak dan pencetus gingivitis atau radang gusi. Khasiat rosela tak kalah dengan klorheksidin, obat kumur standar untuk gusi. 
 
Demikian hasil penelitian dokter gigi spesialis periodontik Trijani Suwandi untuk disertasinya, ”Pengembangan Potensi Antibakteri Kelopak Bunga Hibiscus sabdariffa L atau Rosela”. Trijani mendapat yudisium cum laude saat mempertahankan disertasi doktornya di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Jumat (13/7).
 
 Bertindak sebagai promotor drg Dewi Fatma Suniarti, MS, PhD, dan kopromotor Prof drg SW Prayitno, MSc, PhD. 
 
Menurut Trijani, obat tradisional ini bisa menjadi pengganti klorheksidin dan tidak mengakibatkan efek samping. ”Pemakaian klorheksidin bisa mengakibatkan efek samping, seperti warna hitam pada gigi dan lidah serta iritasi karena ada alkoholnya,” katanya.
 
 Trijani menemukan, kadar hambat minimal dan kadar bunuh minimal ekstrak kelopak bunga rosela pada konsentrasi 0,78 persen mampu menghambat bakteri S sanguinis.
 
 ”Mulut menjadi pintu gerbang masuknya kuman. Dengan mengurangi S sanguinis, plak dalam rongga mulut akan berkurang dan jumlah bakteri patogen turun, bahkan tidak ada perlekatan sama sekali,” katanya.
 
 Cegah penyakit 
 
Trijani menguraikan, pembersihan rongga mulut intensif dapat menghindarkan seseorang dari penyakit sistemik, seperti stroke, diabetes, dan jantung.
 
 ”Kesehatan mulut berhubungan dengan kesehatan tubuh. Sebab, kuman paling banyak masuk lewat mulut. Kelahiran bayi prematur, misalnya, 90 persen kasus terjadi pada ibu dengan penyakit gusi,” katanya memaparkan.
 
 Meski khasiat kelopak bunga rosela terbukti secara ilmiah, pengembangannya menjadi obat herbal standar masih perlu beberapa tahapan. Agar sejajar dengan obat modern, harus dilakukan uji klinis fitofarmaka. 
 
”Ekstrak kelopak bunga rosela sebagai obat herbal standar belum ada. Tapi, dengan penelitian ini, ada bukti ilmiah. Rebusan kelopak bunga rosela bisa menjadi obat kumur,” ujar Trijani.
 
 Ditargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan bisa terwujud obat herbal standar dengan bahan dasar ekstrak kelopak bunga rosela.
 
 Prof Frans D Suyatna selaku penguji mengapresiasi hasil penelitian Trijani. Menurut Suyatna, penggunaan obat tradisional ekstrak kelopak bunga rosela memihak masyarakat kecil.

Terimakasih telah membaca Manfaat Bunga Rosela Mampu Obati Penyakit Gusi ~ GRIYA SEHAT ALAMI. Gunakan kotak pencarian untuk mencari artikel yang ingin anda cari.
Semoga bermanfaat

cara mengobati hiv tahap awal, cara mengobati virus hiv aids, cara mengobati hiv aids, cara mengobati hiv aids secara tradisional, cara mengobati hiv aids secara alami, cara mengobati hiv aids pada pria, cara mengobati hiv atau aids, cara mengobati hiv alami, cara mengobati penyakit hiv aids, bagaimana cara mengobati hiv/aids, cara mengobati penyakit hiv dan aids, cara mengobati hiv dan aids, cara mengobati hiv dengan alami, cara mengobati hiv dini, cara mengobati hiv dengan herbal, cara mengobati hiv dengan propolis, cara mengobati hiv dengan obat tradisional, cara mengobati hiv sejak dini, cara membuat obat hiv dari kulit manggis, cara mendapatkan obat hiv gratis, cara mengobati gejala hiv, cara mengobati gejala hiv aids, cara mengobati hiv dengan herbal, cara mengobati infeksi hiv, cara mengobati hiv menurut islam, cara mengobati hiv menurut islam, cara mengobati penyakit hiv dan aids, cara mengobati penyakit hiv secara tradisional, cara mengobati pasien hiv, cara mengobati hiv sebelum parah, cara mengobati hiv pada pria, cara mengobati hiv pada anak, cara mengobati hiv positif, cara mengobati hiv pada wanita, cara mengobati penyakit hiv, cara mengobati penyakit hiv aids, cara mengobati hiv sebelum parah, cara mengobati penyakit hiv secara tradisional, cara mengobati hiv secara alami, cara mengobati hiv sejak dini, cara mengobati sakit hiv/aids, cara mengobati sakit hiv, cara mengobati penyakit hiv secara alami, cara mengobati hiv aids secara tradisional, cara mengobati hiv tahap awal, cara mengobati hiv tradisional, cara mengobati terkena hiv, cara mengobati hiv secara tradisional, cara mengobati hiv tanpa arv, cara mengobati virus hiv aids, cara mengobati virus hiv, cara mengobati hiv pada wanita,